Ketika Rencana Pernikahan Kandas dan Menjadi Bencana

Di Tips dan Trik 209 views

Pernikahan tentu menjadi dambaan bagi sebagian besar insan manusia di dunia ini, karena pernikahan dapat membuat hidup seseorang menjadi terasa lebih lengkap dan bahagia. Namun sayangnya, seringkali jalan menuju pernikahan tak selalu mulus.

Ada banyak tantangan dan persoalan yang harus dihadapi sebelum mereka bisa menuju ke pernikahan yang bahagia. Dan salah satu problem yang paling sering muncul menjelang hari bahagia tersebut adalah persiapan pernikahan. Mempersiapkan pernikahan bisa berubah dari hal yang menyenangkan menjadi sebuah bencana karena beberapa faktor. Berikut adalah sedikit ulasannya untuk anda.

ketika-rencana-pernikahan-kandas-dan-menjadi-bencana

Beberapa Faktor yang Membuat Persiapan Pernikahan Menjadi Sebuah Bencana

Faktor pertama yang bisa mengubah persiapan pernikahan menjadi sebuah bencana adalah kurangnya komunikasi antara pihak mempelai wanita dan pihak mempelai pria. Faktor yang pertama ini paling sering terjadi pada pasangan yang sama-sama sibuk bekerja.

Karena mereka sama-sama sibuk mengurus pekerjaan, baik mempelai wanita maupun mempelai pria tidak memiliki waktu yang cukup luang untuk membicarakan perihal detail pernikahan bersama-sama. Akibatnya, antara kemauan mempelai lelaki dengan mempelai perempuan sulit untuk menemui titik temu sehingga hal ini dapat memicu pertengkaran.

Faktor yang kedua adalah kurangnya rasa saling pengertian antara kedua belah pihak. Mempersiapkan pernikahan tidak hanya berbicara mengenai konsep prosesi dan dekorasi resepsi saja, tetapi juga bagaimana anda dan pasangan dapat menyatukan dua kepala yang berbeda beserta dengan berbagai keinginan dan kemauan yang berbeda pula.

Tanpa adanya rasa saling pengertian satu sama lain, anda dan pasangan tidak akan bisa mempersiapkan pernikahan dengan hati yang tenang dan gembira. Akan ada banyak pertengkaran dan perdebatan yang muncul, meskipun hanya untuk memutuskan satu detail kecil saja dalam pernikahan.

Faktor yang ketiga adalah campur tangan keluarga besar kedua belah pihak. Tidak dipungkiri, seringkali campur tangan keluarga besar baik dari pihak mempelai pria maupun dari pihak mempelai wanita justru hanya membuat persiapan pernikahan berubah menjadi bencana.

Menyatukan keinginan dan kemauan dua mempelai saja sudah sulit, apalagi jika ditambah dengan berbagai macam kemauan dan keinginan dari keluarga besar. Pastinya akan ada banyak pro dan kontra serta perdebatan yang muncul dalam setiap detail pernikahan.

Faktor yang keempat adalah vendor yang sulit untuk diajak bekerja sama secara profesional, misalnya seperti penyedia gedung, event organizer, vendor dekorasi resepsi, catering dan yang lainnya.

Sedangkan beberapa masalah umum yang berkaitan dengan vendor dalam menyiapkan pernikahan adalah kesulitan untuk menghubungi pihak vendor, pihak vendor tidak bisa memenuhi kewajibannya sampai beberapa hari sebelum tanggal pernikahan, vendor yang bekerja semaunya sendiri, kurangnya keterbukaan pihak vendor akan kesanggupannya bekerja untuk pernikahan mempelai dan masih banyak yang lainnya.

Hal-Hal yang Perlu Anda Perhatikan untuk Mencegah Hal Tersebut Terjadi

Untuk mencegah persiapan pernikahan berubah menjadi sebuah bencana, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan. Pertama, sewa jasa event organizer untuk membantu anda menyiapkan pernikahan. Meski anda memakai jasa EO, anda tetap bisa memiliki pernikahan sesuai dengan impian anda. Anda hanya perlu memberikan draft konsep yang anda mau kepada EO, supaya mereka bisa mengerjakannya sesuai dengan kemauan anda dan pasangan.

Kedua, utamakan komunikasi dengan pasangan. Meskipun anda berdua sibuk dengan pekerjaan dan sudah menyerahkan persiapannya kepada EO, akan jauh lebih baik lagi jika anda meluangkan waktu sejenak setiap hari dengan pasangan untuk mereview progress persiapan pernikahan.

Dengan begini, anda berdua bisa memantau dan mengontrol seluruh aspek dalam persiapan pernikahannya agar semua tetap berjalan sesuai rencana.

Ketiga, hormati saran dan wejangan dari para tetua yang ada di keluarga besar masing-masing tanpa perlu selalu mengikuti keinginan mereka. Saran dan wejangan dari keluarga besar memang diperlukan, namun bukan berarti anda harus selalu mengikuti kemauan dan keinginan mereka.

Pernikahan ini utamanya akan menjadi suatu momen yang tak terlupakan yang menjadi milik anda dan pasangan, bukan menjadi milik keluarga besar anda. Oleh sebab itu sebaiknya dalam menyiapkan konsep pernikahan anda hanya melibatkan orang tua beserta keluarga inti masing-masing pihak saja.

Atau anda juga bisa membuat resepsi pernikahan sebanyak dua kali, sehingga keinginan dua keluarga besar bisa sama-sama terpenuhi. Dengan catatan, solusi seperti ini akan menguras biaya yang jauh lebih besar.

Yang keempat, pilih vendor yang sudah terpercaya dan sudah teruji kualitas kinerjanya. Anda sebaiknya memilih vendor yang sudah pernah dipakai oleh saudara atau teman, karena anda bisa mendapatkan testimonial dari mereka secara lebih objektif sehingga anda bisa menilai apakah vendor tersebut bisa diajak bekerjasama untuk momen penting ini.

Pastikan juga bahwa portofolio yang mereka berikan kepada anda juga sesuai dengan kriteria yang anda mau, sehingga anda bisa lebih nyaman bekerjasama dengan mereka.

Yang kelima, mengambil waktu persiapan yang cukup panjang. Bencana dalam persiapan pernikahan juga seringkali terjadi karena persiapannya yang terburu-buru dan kurang matang. Untuk menghindari hal ini terjadi pada anda, sebaiknya anda mengambil waktu persiapan yang cukup panjang sehingga anda bisa memikirkan konsep pernikahan secara lebih matang dan anda pun juga mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkan serta memperhatikan setiap detail pernikahannya.

Yang terakhir, mintalah saran dan petunjuk dari orang-orang yang sudah pernah merasakan bagaimana sulitnya menyiapkan sebuah pernikahan. Dengan begini, anda bisa belajar dari pengalaman serta kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan selama masa pesiapan.

Tags: #menikah #serius #setia #siap #tips #trik

Wanto Duda Kaya Usia 49 Tahun Cari Jodoh Janda
Wanto Duda Kaya Usia 49 Tahun Cari Jodoh Janda
Wanto Duda Kaya Usia 49 Tahun Cari
Alin Janda Anak Satu Usia 42 Tahun Cari Jodoh Duda
Alin Janda Anak Satu Usia 42 Tahun Cari Jodoh Duda
Alin Janda Anak Satu Usia 42 Tahun
Kelina Janda Cantik Usia 24 Tahun Cari Pacar Serius
Kelina Janda Cantik Usia 24 Tahun Cari Pacar Serius
Kelina Janda Cantik Usia 24 Tahun Cari

Top